Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Teknologi 2026

KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Pada Jumat, 17 April 2026, kampus yang berlokasi di pusat kota Kendari ini merayakan pencapaian luar biasa ketika dua mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika berhasil meraih gelar juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.

Prestasi gemilang ini diraih oleh Rangga Purnama Adi, mahasiswa semester delapan, dan Putri Kusuma Dewi, mahasiswa semester enam, dengan karya inovatif mereka berjudul “SmartFarm IoT: Sistem Manajemen Pertanian Berbasis Internet of Things untuk Petani Kecil Indonesia.” Karya mereka berhasil mengalahkan 127 tim dari berbagai universitas terkemuka se-Indonesia dalam kategori aplikasi teknologi untuk pemberdayaan masyarakat.

Latar Belakang Prestasi

Pencapaian ini bukan datang secara kebetulan. Sejak awal tahun akademik 2025-2026, Rangga dan Putri telah mempersiapkan proyek mereka dengan matang di bawah bimbingan dosen pembimbing mereka, Dr. Ir. Budiman Hartono, M.T., dari Departemen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Kendari. Perjalanan mereka dimulai ketika keduanya tergugah untuk menciptakan solusi teknologi yang benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.

“Kami sering melihat petani di sekitar Kendari dan Sulawesi Tenggara menghadapi berbagai masalah dalam pengelolaan lahan pertanian mereka. Mulai dari manajemen irigasi yang tidak efisien, monitoring kondisi tanah yang minim, hingga penggunaan pupuk yang berlebihan. Kami bertanya-tanya, mengapa teknologi tidak bisa membantu mereka?” ucap Rangga Purnama Adi saat diwawancarai di Ruang Seminar Unit Seminar dan Konferensi Universitas Muhammadiyah Kendari, Rabu (16/4/2026).

Dari pertanyaan sederhana tersebut, mereka mulai mengembangkan SmartFarm IoT. Sistem ini menggabungkan sensor-sensor murah dengan teknologi cloud computing dan aplikasi mobile yang user-friendly. Petani dapat memantau kondisi lahan mereka secara real-time melalui smartphone, bahkan tanpa harus memiliki pengetahuan teknis yang mendalam tentang teknologi.

Perjalanan Kompetisi dan Proses Pengembangan

Proses pengembangan SmartFarm IoT memakan waktu hampir delapan bulan. Rangga dan Putri tidak hanya mengandalkan teori yang mereka pelajari di kelas, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memahami kebutuhan nyata petani. Mereka melakukan survei ke tiga desa di Kendari dan sekitarnya, melakukan wawancara mendalam dengan puluhan petani, dan mengumpulkan data tentang tantangan yang mereka hadapi setiap hari.

“Proses riset lapangan ini sangat penting bagi kami. Kami tidak ingin membuat teknologi yang bagus secara teknis tetapi tidak berguna di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa solusi kami benar-benar memecahkan masalah nyata,” jelas Putri Kusuma Dewi, sambil menunjukkan beberapa catatan dan dokumentasi riset mereka.

Setelah mengumpulkan data, Rangga dan Putri kemudian mengembangkan prototipe pertama. Mereka memanfaatkan laboratorium Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Kendari yang cukup memadai, dilengkapi dengan perangkat Arduino, Raspberry Pi, dan berbagai sensor pertanian. Tim mereka yang terdiri dari dua orang ini juga berkolaborasi dengan beberapa mahasiswa lain dalam hal pengumpulan data dan testing produk di lapangan.

Ketika mereka mendengar tentang Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 yang dibuka dengan tema “Teknologi untuk Pemberdayaan dan Keadilan Sosial,” Rangga dan Putri langsung menyadari bahwa proyek mereka sempurna untuk ajang ini. Mereka segera mempersiapkan proposal, membuat presentasi video, dan mengumpulkan semua dokumentasi teknis yang diperlukan.

Dari 287 proposal yang masuk ke tahap awal, SmartFarm IoT berhasil lolos ke tahap semi-final sebagai salah satu dari 32 tim. Kemudian, dalam tahap final yang diselenggarakan pada 14-17 April 2026 di Jakarta, mereka tampil mempersentasikan karya mereka di depan juri yang terdiri dari pakar teknologi, akademisi, dan praktisi industri terkemuka dari seluruh nusantara.

Keunggulan SmartFarm IoT

Apa yang membuat SmartFarm IoT menonjol di antara ratusan inovasi lainnya? Menurut Rangga, keunggulannya terletak pada kombinasi tiga faktor: relevansi, aksesibilitas, dan skalabilitas.

Pertama, relevansi. Sistem ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah nyata yang dihadapi petani skala kecil Indonesia, bukan sekadar teknologi yang canggih tetapi tidak praktis. Kedua, aksesibilitas. Biaya pembuatan sistem SmartFarm IoT jauh lebih terjangkau dibandingkan teknologi pertanian presisi lainnya yang tersedia di pasar. Dengan investasi awal sekitar 2-3 juta rupiah per petak sawah, petani sudah bisa memiliki sistem monitoring yang komprehensif. Ketiga, skalabilitas. Sistem ini dapat dengan mudah diperluas untuk mengelola lahan yang lebih besar atau diterapkan pada berbagai jenis pertanian, tidak hanya padi tetapi juga sayuran dan buah-buahan.

“Kami juga memastikan bahwa interface aplikasi mobile kami sangat sederhana. Petani tidak perlu belajar lama untuk menggunakannya. Bahkan untuk petani yang sudah berusia 60 tahun sekalipun, mereka bisa langsung mengerti,” tambah Putri dengan bangga.

Hasil akhirnya adalah aplikasi yang dapat memberikan informasi real-time tentang tingkat kelembaban tanah, suhu udara, intensitas cahaya matahari, dan pH tanah. Sistem ini juga dilengkapi dengan AI sederhana yang memberikan rekomendasi otomatis kepada petani tentang waktu terbaik untuk irigasi, pemupukan, dan panen.

Dukungan dari Universitas Muhammadiyah Kendari

Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muh. Syaiful Bahri, M.Eng., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Dalam wawancara khusus yang dilakukan Kamis pagi (17/4/2026) di Ruang Rektorat, Prof. Syaiful menekankan bahwa prestasi ini mencerminkan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Prestasi Rangga dan Putri ini adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk mengembangkan inovasi yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Kami bangga bahwa dari Kendari, dari kampus kami, lahir inovasi yang mendapat pengakuan nasional. Ini akan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi kepada bangsa,” ujar Prof. Syaiful.

Lebih lanjut, Prof. Syaiful mengungkapkan bahwa universitas akan memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan SmartFarm IoT menuju fase komersial. “Kami memiliki Unit Seminar dan Konferensi yang strategis dan fasilitas laboratorium yang memadai. Kami akan memfasilitasi Rangga dan Putri untuk mendaftarkan paten karya mereka, serta membantu mereka dalam mencari investor atau kemitraan dengan industri,” katanya.

Direktur Unit Seminar dan Konferensi Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Nur Aeni Subiyanto, S.Kom., M.IT., juga mengapresiasi pencapaian ini. Menurut Dr. Nur Aeni, unit yang menjadi wadah berbagai kegiatan akademik dan semi-akademik di kampus ini, termasuk seminar, workshop, dan kompetisi, sangat terbantu oleh prestasi mahasiswa.

“Event-event yang kami selenggarakan selama ini, termasuk berbagai kompetisi internal kampus, memiliki tujuan untuk mengasah kreativitas dan kemampuan mahasiswa. Prestasi Rangga dan Putri membuktikan bahwa upaya kami ini efektif. Mereka telah mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat dari berbagai kegiatan yang kami selenggarakan,” jelas Dr. Nur Aeni.

Dr. Budiman Hartono, dosen pembimbing Rangga dan Putri, juga tidak dapat menyembunyikan kebanggaannya. “Saya sudah membimbing banyak mahasiswa selama ini, tetapi Rangga dan Putri menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki passion yang kuat untuk membuat perbedaan. Mereka rela menghabiskan waktu sore dan malam untuk riset lapangan, berdiskusi dengan petani, dan debugging kode mereka. Ini adalah mahasiswa yang benar-benar layak mendapat apresiasi,” tambahnya.

Dampak dan Rencana Ke Depan

Prestasi Rangga dan Putri tidak hanya sekedar penghargaan personal. Karya mereka berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi sektor pertanian Indonesia. Dengan semakin meningkatnya adopsi teknologi di bidang pertanian, inovasi seperti SmartFarm IoT dapat membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan profitabilitas petani skala kecil yang merupakan mayoritas dari 25 juta petani di Indonesia.

Saat ini, Rangga dan Putri sudah menerima beberapa penawaran dari investor lokal di Kendari dan Jakarta yang tertarik untuk mengkomersialkan produk mereka. Mereka juga telah dihubungkan dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan beberapa startup agritech terkemuka untuk kemungkinan kolaborasi.

“Rencana kami untuk enam bulan ke depan adalah melakukan testing produk secara lebih luas di 10-15 desa di Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan bahwa sistem kami benar-benar dapat berfungsi dengan baik di berbagai kondisi lingkungan dan geografis. Setelah itu, kami akan mulai mencari partner untuk distribusi dan penjualan,” ungkap Rangga ketika ditanya tentang rencana mereka.

Putri menambahkan bahwa mereka juga ingin membagikan pengetahuan mereka kepada mahasiswa lain di kampus. “Kami sedang merencanakan untuk mengadakan workshop gratis tentang IoT dan pembangunan aplikasi mobile di Universitas Muhammadiyah Kendari. Kami ingin berbagi pengalaman kami agar mahasiswa lain juga termotivasi untuk berinovasi,” katanya.

Inspirasi untuk Mahasiswa Lain

Prestasi Rangga dan Putri tentu menjadi inspirasi bagi ribuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari lainnya. Mereka membuktikan bahwa mahasiswa dari kampus daerah bisa bersaing dan menang di tingkat nasional, asalkan memiliki dedikasi, kerja keras, dan dukungan dari dosen serta institusi.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Miftahul Huda, mengungkapkan bangga dengan pencapaian rekan-rekan seniornya ini. “Ini membuktikan bahwa program studi kami memiliki kualitas yang bagus. Banyak mahasiswa junior kami yang sekarang terinspirasi untuk membuat proyek serupa yang berdampak sosial. Semoga tahun depan kami bisa meraih prestasi yang sama atau bahkan lebih baik,” katanya.

Kepala Program Studi Teknik Informatika, Dr. Ir. Syafruddin Masri, M.T., juga mengharapkan agar prestasi ini dapat membuka peluang baru bagi program studi dalam hal pendanaan penelitian dan kerjasama dengan industri. “Prestasi Rangga dan Putri membuka mata banyak pihak bahwa Teknik Informatika di Universitas Muhammadiyah Kendari mampu menghasilkan inovasi berkualitas. Kami berharap ini akan mendorong lebih banyak institusi lain untuk berkolaborasi dengan kami dalam penelitian dan pengembangan teknologi,” ujarnya.

Penutup

Pencapaian Rangga Purnama Adi dan Putri Kusuma Dewi dari Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 adalah bukti nyata bahwa inovasi dan dedikasi dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa. Melalui kerja keras, riset mendalam, dan dukungan dari universitas, mereka berhasil menciptakan solusi teknologi yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Universitas Muhammadiyah Kendari dengan Unit Seminar dan Konferensi yang terus menyelenggarakan berbagai kegiatan akademik dan semi-akademik, telah membuktikan diri sebagai institusi yang mampu menghasilkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi universitas dan mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada kemajuan bangsa Indonesia.

Perjalanan Rangga dan Putri baru saja dimulai, dan masa depan cerah menanti mereka. Dengan dukungan penuh dari universitas, industri, dan pemerintah, SmartFarm IoT memiliki potensi untuk menjadi solusi revolusioner dalam meningkatkan kesejahteraan petani kecil Indonesia.

Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan berbagai narasumber di Universitas Muhammadiyah Kendari pada 16-17 April 2026.

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa, Pamerkan Talenta Generasi Muda Sulawesi Tenggara

BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Konferensi Tahunan, Bahas Strategi Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

support team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw